Kampung KB/ Kampung Baiman di Kota Banjarmasin



Profil Indonesia pada tahun 2015 dari berbagai sumber yang dikeluarkan oleh pusat data diketahui bahwa 64 persen desa di Indonesia termasuk desa sangat tertinggal dan desa tertinggal, 11,13 persen jumlah penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan, 35,6 persen balita menderita stunting dan rata-rata lama sekolah masih rendah (7,9 tahun), artinya rata-rata penduduk Indonesia tidak menyelesaikan Sekolah Menengah  Pertama  (SMP).  Gambaran  kondisi  di  atas  tentu  tidak  terlepas  dari  akibat banyaknya jumlah penduduk dan tingginya angka kelahiran nasional khususnya di daerah perdesaan. 

Dalam upaya penyelesaian masalah, perlu komitmen bersama antar seluruh komponen bangsa dengan pendekatan berbasis keluarga dan mengutamakan partisipasi aktif masyarakat, sehingga Presiden mengamanatkan perlu upaya kreatif dan integratif untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui beyond family planing yang bermula dari daerah dan desa. Beyond family planing adalah kegiatan-kegiatan yang menjangkau lebih jauh dari kontrasepsi, seperti perbaikan gizi, peningkatan pendapatan dan lain-lain yang dapat mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera.

Sejalan dengan amanat presiden, Bapak Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin telah berkomitmen untuk mewujudkannya melalui Visi dan Misi nya yaitu mewujudkan masyarakat Kota Banjarmasin yang “Baiman” yaitu masyarakat dengan kondisi fisik dan psikisnya “Barasih wan Nyaman”.

Kampung KB sebagai gerakan bersama untuk membangun wilayah

dan masyarakat dengan pendekatan keluarga dan pemberdayaan masyarakat menuju Kota Banjarmasin yang Barasih wan Nyaman Baiman
Kampung KB “Kampung Baiman” digagas pada akhir tahun 2015 dan perencanaannya dirumuskan dalam peta jalan  sampai  dengan  tahun  2021 .  Target  tahun  2016  pencanangan  pada satu Kelurahan saja yaitu di Kelurahan Sungai Andai RT.02 dan 04,  selanjutnya  tahun  2017, 2018, 2019, 2020 dan tahun 2021  ditargetkan  setiap  kecamatan  memiliki  satu  Kampung  KB  “ Kampung Baiman “ ,  dan sampai tahun 2020 ini sudah ada 21 Kampung KB “Kampung Baiman” yang telah dicanangkan secara langsung oleh Bapak Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina.

Penentuan Kampung dipilih berdasarkan kriteria khusus yaitu jumlah keluarga  pra  sejahtera di atas rata-rata, dan jumlah peserta KB dibawah rata-rata capaian kecamatan dimana kampung tersebut berlokasi. Biasanya wilayah dengan kriteria tersebut di atas berada di daerah kumuh, pesisir, daerah aliran sungai,   kawasan miskin, padat penduduk.

Perubahan cakupan Kampung KB “Kampung Baiman” di level Kelurahan  memiliki keuntungan dan konsekuensi untuk pengelolaan      Kampung      KB. “Kampung Baiman”   Salah      satu keuntungannya adalah kampung KB “Kampung Baiman”  merupakan kegiatan membangun Kelurahan  secara holistik dengan intervensi    dari    berbagai    pihak.    .    Membangun Kampung berarti membangun Kelurahan, membangun Kelurahan berarti membangun keluarga, masyarakat dan Kampung   KB “Kampung Baiman”.   Harapannya   dengan   terpilihnya Kelurahan  sebagai Kampung KB “kampung Baiman”, akan berdampak langsung kepada pengembangan status    Kelurahan.   Di    sisi    lain, kendalanya adalah semakin luas cakupan wilayah semakin sulit untuk menggerakan masyarakat..

Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.