Inovasi Kampung KB Kampung Baiman



Abstract  :Developing countries are always experiencing the main problem of development, where one of the points of development problems concerning the problem of a large population with a low quality of life Banjarmasin city government has a policy. namely Kampung Keluarga Berencana - Kampung Baiman (KKB-KB). The KKB-KB program not only prioritizes family planning programs but all sectors, such as health development, population administration and residential development. The KKB-KB program is expected to improve the quality of life of the community.

Latar Belakang/ Analisis Masalah
Kampung KB digagas pada akhir tahun 2015 dan perencanaannya dirumuskan dalam peta jalan sampai dengan tahun 2019. Target tahun 2016 pencanangan di setiap kabupaten kota.  Namun pada pertengahan tahun 2018, target tahun 2019 di revisi untuk refocusing program kepada peningkatan kualitas kampung KB dengan menjadikan 514 Kampung KB di setiap kabupaten dan kota di Indonesia menjadi Kampung KB Percontohan.  Walaupun pembentukan dan pencanangan tingkat nasional berhenti sejak tahun 2019, Kota Banjarmasin melalui inisiatif Walikota Banjarmasin masih terus melakukan pencanangan Kampung KB sampai dengan tahun 2021 dalam rangka program prioritas untuk mewujudkan Kota Banjarmasin yang Baiman (Barasih wan Nyaman).  Gerakan bersama pemerintah dengan masyarakat di Kampung KB merupakan salah satu wujud kerja nyata yang dilakukan oleh lintas sektor dan pemerintah daerah dalam rangka upaya pelaksanaan Visi dan Misi Kepala Daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Banjarmasin dengan melakukan revolusi karakter bangsa melalui pendekatan keluarga yang diawali dari daerah pinggiran, kumuh perkotaan dan padat penduduk.  Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banjarmasin mempunyai kewajiban untuk dapat melaksanakan program Kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga dengan tujuan dapat mengendalikan laju pertumbuhan penduduk secara umum, meningkatkan rasio KB Aktif dan meningkatkan ketahanan keluarga serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Strategi keberhasilan pelaksanaan Program Kampung Baiman ini, dimulai dengan menggerakan pemangku kepentingan utama yaitu Pimpinan Daerah dalam hal ini Bapak Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin dengan pendekatan yang progresif untuk dapat menjalankan visi dan misinya yaitu mewujudkan Kota Banjarmasin yang Baiman (Barasih wan Nyaman).  Implementasi kebijakan Program Kampung KB Kampung Baiman di Kota Banjarmasin, khususnya pada Kelurahan yang sudah dicanangkan oleh Walikota Banjarmasin sudah berjalan dengan baik, bisa dilihat dari proses dan diilihat dari hasil serta tercapainya tujuan yang sudah berjalan optimal.





Keunikan/ Kebaruan

·  Keterkaitan dari Inovasi Kampung Baiman dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat yang sinergis dengan pemerintah dan masyarakat.
·         Menjadi satu-satunya kota yang masih melaksanakan pencanangan kampong KB sampai dengan tahun 2021.
·         Sudah ada 21 kampung KB yang terbentuk sejak tahun 2016 sampai sekarang.
·         Meningkatnya koordinasi lintas sektoral dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kampong KB melalui intervensi SKPD terkait dan pihak CSR.
·         Peningkatan akseptor KB yang menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang secara signifikan.
·         Mulai terbentuknya kampung-kampung tematik lainnya.
·         Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan baik dalam hal kebersihan kampung, kesehatan maupun peningkatan perekonomian.


Implementasi dan Efektifitas

Inovasi Kampung Baiman ini sangat berperan penting dalam mengatasi kekurangan yang terjadi dalam proses pembangunan selama ini. Mewujudkan suatu kota yang barasih wan nyaman sesuai Visi dari Pimpinan Daerah akan sulit diwujudkan apabila tidak dimulai dari hal yang kecil dan tidak terfokusnya kegiatan yang dilaksanakan oleh OPD yang ada di pemerintahan. Kampung Baiman sebagai solusi mewujudkan nya dari hal yang kecil dalam pelaksanaan pembangunan. ini akan sangat dirasakan oleh masayarakat yang masuk kriteria wilayahnya yang kumuh di perkotaan, tingkat pengetahuan yang rendah, tingkat perekonomian yang rendah. Pemberdayaan masyarakat akan menjadi mudah dan terfokus.
terwujudnya kampung baiman ini diharapkan akan menjadi contoh bagi kampung yang lainnya sehingga akan menjadikan suatu wilayah yang dampaknya pada mewujudkan kota menjadi Kota yang baiman "barasih wan nyaman”.
Keterkaitan dari Inovasi Kampung Baiman dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat yang sinergis dengan pemerintah, dengan dampak yang dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung melalui intervensi kegiatan yang dilakukan oleh SKPD dan pihak lainnya. SKPD juga akan menjadi terfokus dalam menjalankan kegiatan yang terkait dengan adanya Kampung KB Kampung Baiman.


Dampak

Tingkat perubahan yang terjadi sangat baik dibandingkan sebelum diadakannya program Kampung KB Kampung Baiman, terlihat dari antusias masyarakat yang sangat senang dengan adanya berbagai kegiatan yang di lakukan untuk membuat kampungnya lebih bagus. Serta untuk penerimaan kelompok sasaran juga sudah tepat, karena yang dipilih memang benar kampung yang kumuh dengan tingkat sosial yang rendah dan termasuk dalam kriteria program Kampung KB Kampung Baiman. Perubahan yang terjadi sangat terlihat jelas, kampung yang dulunya kumuh sekarang sudah lebih tertata rapi dan terlihat indah, sikap masyarakatnya juga lebih baik dalam bersosialisasi dengan orang lain, tingkat kesadaran untuk kebersihan juga sudah bagus.




indikator yang digunakan dalam mengevaluasi kampung baiman ini adalah :Kebijakan walikota terhadap kampung baiman, intervensi pihak pemerintah melalui skpd yang terkait dan pihak lainya yang ikut berpartisipasi, perubahan perilaku masyarakat .
intervensi pemerintah terhadap kampung Baiman yang telah dicanangkan melalui kegiatan -kegiatan yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahterannya. perubahan perilaku masyarakat diharapkan dapat meingkatkan semangat kegotong royongan dan  kekeluargaan.  Dilihat dari Proses, ada kelurahan yang sudah melaksanakan program Kampung KB Kampung Baiman dengan baik dan dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat yaitu seperti proses pembangunan jalan,proses bedah rumah, sanitasi, pembangunan titian, pemberdayaan perekonomian, dan sebagai destinasi pariwisata.
Dilihat dari tercapainya tujuan, efeknya pada masyarakat secara individu dan secara kelompok dapat dirasakan dan tingkat perubahan yang terjadi serta penerimaan kelompok sasaran dan perubahan yang terjadi.


Keberlanjutan dan Potensi Replikasi

Program Kampung Keluarga Berencana – Kampung Baiman (KKB-KB) adalah program yang dijalankan oleh pemerintah Kota Banjarmasin. Program ini diharapakan menjadi program pembangunan bersama seluruh masyarakat. Fokus dari program ini tidak hanya mengenai angka kelahiran yang menjadi faktor kepadatan penduduk, namun juga di sektor lain seperti dibidang pendidikan dan dibidang kesehatan bahkan pembangunan pemukiman pun menjadi bagian dari program ini.
Manfaat Bagi Masyarakat yaitu, terwujudnya keluarga sejahtera melalui pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh OPD terkait dan pihak ketiga, mewujudkan kawasan pemukiman yang barasih wan nyaman, terciptanya suasana yang kondusif di masyarakat Kampung KB “Kampung Baiman”, agar dapat tecapainya tujuan dari Kampung Baiman ini maka pemantauan dan evaluasi dilakukan melalui secara berkala dengan mengadakan rapat koordinasi lintas sektor, pelaporan setiap bulan oleh pokja kampung Baiman untuk mengevaluasi hasil intervensi dari SKPD terkait sesuai dengan hasil urun rembug warga.
Untuk memastikan agar inovasi ini berkelanjutan, maka langkah-langkah berikut ini yang perlu diambil :
·         Peraturan Daerah tentang Kependudukan dan Keluarga Berencana.
·         Peraturan Walikota yang mengatur tentang Kampung Baiman.
·         Dijadikan sebagai Program Prioritas dalam RPJMD.
·         Alokasi anggaran yang mendukung yang tertuang dalam Program baru.
·         Koordinasi aktif antar SKPD terkait melalui Pokja Kota Banjarmasin dengan Barenlitbangda sebagai leading sektor.

Inovasi Kampung Baiman ini berhasil berkat adanya komitmen yang kuat dari pimpinan daerah untuk mencapai Visi mewujudkan masyarakat yang baiman (barasih wan nyaman). Peran SKPD terkait, partisipasi CSR dan keaktifan masyarakat selaku pemangku kepentingan sangat besar peranya dalam keberhasilan inovasi ini.
Bahwa Good Will Kepala Daerah sangat krusial dalam menentukan keberhasilan inovasi penyelenggaraan pelayanan publik. Dukungan itu dapat dimanifestasikan dalam bentuk komitmen dukungan anggaran, sarana dan prasarana serta kebijakan Pemerintah Kota Banjarmasin. Komitmen dan konsistensi kepala SKPD harus kuat dalam mendorong optimalnya inovasi ini. terpenting adalah dukungan dari masyarakat terutama kelompok sasaran yang akan memberikan dampak keberhasilan sebuah inovasi.


Post a Comment

[blogger]

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.